Di Palestina, setiap Ibu berlomba melahirkan generasi mujahid. Mereka bangga, dari rahimnya terlahir pejuang-pejuang yang mati syahid..
Di Palestina, kaum wanita tak mengenal Mall dan tempat wisata. Bagi mereka Mall nya adalah medan jihad dan tempat wisata mereka terbaik ialah wisata akhirat..
Di Palestina, ia didik anak-anaknya menapaki tangga jihad terbaik. Ia tak sempat membawa anaknya bermain ular tangga atau membelikan mainan made in china..
Di Palestina, para wanita tidak lagi memikirkan ia menjadi istri pertama, kedua, ketiga atau keempat. Ia hanya memikirkan kontribusi apa yang bisa disumbangkan untuk Al Aqsha..
Di Palestina, para wanita tak pernah meminta perhiasan duniawi. Karena mereka yakin mereka sendiri adalah perhiasan dunia dan akhirat..
Di Palestina, para wanita tak pernah sibuk memikirkan bedak dan cream apa yang dapat memutihkan wajahnya. Karena mereka yakin wajah mereka bersinar dengan cahaya surgawi..







