Engkaulah Wanita Palestina

Di Palestina, setiap  Ibu berlomba melahirkan generasi mujahid. Mereka bangga, dari rahimnya terlahir pejuang-pejuang yang mati syahid..

Di Palestina, kaum wanita tak mengenal Mall dan tempat wisata. Bagi mereka Mall nya adalah medan jihad dan tempat wisata mereka terbaik ialah wisata akhirat..

Di Palestina, ia didik anak-anaknya menapaki tangga jihad terbaik. Ia tak sempat membawa anaknya bermain ular tangga atau membelikan mainan made in china..

Wanita Palestina


Di Palestina, para wanita tidak lagi memikirkan ia menjadi istri pertama, kedua, ketiga atau keempat. Ia hanya memikirkan kontribusi apa yang bisa disumbangkan untuk Al Aqsha..

Di Palestina, para wanita tak pernah meminta perhiasan duniawi. Karena mereka yakin mereka sendiri adalah perhiasan dunia dan akhirat..

Di Palestina, para wanita tak pernah sibuk memikirkan bedak dan cream apa yang dapat memutihkan wajahnya. Karena mereka yakin wajah mereka bersinar dengan cahaya surgawi..

Kisah Tiga Potong Roti dan Tiga Nasehat

Seorang karyawan setelah bekerja selama 20 tahun di kota, saatnya pensiun dan pulang kampung, lalu bertemulah dia dengan bosnya.

- Bos : "Kamu sudah kerja disini 20 tahun dengan baik, sekarang saya tanya kamu mau uang pensiun 20 tahun atau 3 nasehat saya?"

Karyawan pikir sejenak lalu memilih meminta "3 nasehat" bosnya.

* Nasehat Pertama - Jangan pernah mau cari jalan pintas, tidak ada yg mudah dan gratis di dunia ini, lakukan sesuatu step by step dengan mantap dan mandiri.

* Nasehat Kedua - Terhadap sesuatu hal yg tidak baik, jangan menaruh rasa ingin tahu yg mendalam, hal itu bisa merengut nyawamu.

* Nasehat Ketiga - Jangan melakukan putusan apapun saat sedang emosi, hal tersebut akan membuat kamu menyesal seumur hidup.

Lalu Bos kasih dia sedikit duit jalan dan 3 buah roti dan berpesan : "Roti yg paling besar dimakan dengan keluarga saat sampai di rumah".

Kisah Tiga Potong Roti dan Tiga Nasehat


Besoknya si karyawan pamit dan mulai perjalanan pulang ke kampung halamannya. Sampai pada satu di antara kampung dia bertanya jalan mana paling dekat ke kampungnya.

A menjawab : Jalan kecil lebih dekat.
B menjawab : Jalan besar lebih aman.

Karena ingin cepat sampai di rumah lalu dia memilih jalan kecil, baru jalan setengah ketemu orang yg balik arah. Di jalan kecil banyak perampok, lalu diapun ingat nasehat bosnya, dan balik lagi lewat jalan besar, saking laparnya dia pun melahap roti pertama yang diberi bosnya.

Karena sudah malam maka diapun menginap di losmen. Malam harinya dia mendengar suara seorang wanita menangis, namun dia ingat nasehat kedua dari bosnya, maka diapun mengurungkan niatnya keluar melihat , dan makan roti kedua di kamar.

Besok pagi saat dia bangun, orang kampung heran dan bertanya kepadanya : "Kok kamu masih hidup? Semalam ada seorang wanita gila menangis memancing tamu keluar lalu membunuhnya. Syukur kamu tidak keluar".

Setelah sampai di rumah sudah malam hari, diapun diam diam mau memberikan kejutan kepada istrinya. Lalu dia masuk ke kamar, alangkah terkejutnya dia melihat seorang lelaki tidur dengan istrinya. Emosinya meluap lalu mengambil parang hendak membunuh lelaki tersebut, namun dia mengingat nasehat ketiga dari bosnya, dia lalu mengurungkan niatnya, dan tidur di luar.

Keesokan harinya istrinya bangun menemukan suaminya tidur di luar. Alangkah senangnya dan memanggil pria yang menemaninya tidur selama suaminya tidak ada di rumah.
"Xiao Qiang, Xiao Qiang, mari sini papa kamu pulang ". Alangkah terkejutnya ternyata anak lelaki tersebut ternyata adalah anak kandung sendiri.

Istrinya berkata, "saat kamu berangkat saya sudah hamil. Selama ini tidak bisa menghubungimu" Lalu dipeluklah anak bujangnya dengan haru dan meneteskan air mata, karena hampir saja dia membunuh anaknya sendiri jika tidak mengingat nasehat bosnya.

Sambil cerita panjang lebar tentang pengalaman dia dan 3 nasehat bosnya, dia pun ingat roti besar untuk makan di rumah, setelah dibuka ternyata di dalamnya terselip uang pensiun dia selama 20 tahun dia bekerja. Akhir cerita keluarga mereka hidup berbahagia.

Inilah 30 Keistimewaan Bagi Seorang Wanita

"Sekadar renungan buat insan yang bergelar wanita. Ketahuilah betapa istimewanya menjadi wanita. Betapa beruntungnya menjadi wanita. Bersyukurlah karena menjadi wanita."
Dan berikut ini 30 keistimewaan bagi seorang wanita :

Inilah 30 Keistimewaan Bagi Seorang Wanita

  1. Doa wanita lebih makbul daripada lelaki kerana lebih penyayang dr lelaki. Sabda Rasulullah SAW: "Ibu lebih penyayang daripada bapa dan doa orang penyayang tidak akan sia-sia."
  2. Wanita solehah lebih baik daripada 1000 orang lelaki yang tidak soleh.
  3. Seorang wanita solehah lebih baik daripada 70 orang wali.
  4. Seorang wanita solehah lebih baik daripada 70 orang lelaki soleh.
  5. Siapa yg menggembirakan anak perempuannya, maka darjatnya umpama orang yg sentiasa menangis kerana takutk akan Allah SWT dan orang yang takut pada Allah SWT akan diharamkan api neraka keatasnya.
  6. Siapa saja yg membawa makanan utk keluarganya, maka pahalanya sama sprti brsedekah. Hendaklah mendahulukan anak perempuannya drp anak lelakinya. Maka siapapun yang menyukai anak perempuannya seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail a.s.
  7. Haidh seorang wanita menjad penebus dosanya yg lalu. Jika pada hari prtama haidhnya dia membaca "Alhamdulillahi'alaa Kulli Halin Wa Astaghfirullah (Segala puji bagi Allah dalam segala keadaan dan aku mohon ampun kpd Allah dari segala dosa)", maka Allah SWT akan membebaskannya dari neraka dan dengan mudah melalui shiratul mustaqim dengan aman dari seksa. Bahkan Allah SWT akan mengangkat darjatnya sama sprti drjat 40 orang syuhada ' apabila dia selalu berzikir kepada Allah SWT selama haidhnya.
  8. Sabda Rasulullah SAW: "Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku di dalam syurga."
  9. Siapa saja yang brsikap ihsan dan mendidik anak perempuan atau saudara perempuannya dengan penuh rasa taqwa dan tanggungjawab, maka baginya adalah syurga.
  10. Dari Aisyah r.a: "Siapasaja yang diuji dengan sesuatu drp anak anak-anak perempuannya, lalu dia berbuat baik kpd mereka, maka mereka akan menjadi pnghalang baginya drp api neraka".
  11. Syurga itu dibawah telapak kaki IBU.
  12. Apabila dua orang ibu bapa memanggilmu, maka jawablah panggilan ibumu dahulu.
  13. Seorang waita yang taat berkhidmat kpd suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. Masuklah dia dari mana-mana pintu yang dia kehendaki tanpa dihisab.
  14. Seorag wanita yang mentaati suaminya (serta menjaga solatnya serta puasanya), semua ikan di laut, burung di udara, malaikat dilangit, matahari dan bulan akan beristighfar untuknya selama dia mentaati suaminya dan meredhainya.
  15. Aisyah r.a berkata: "Aku bertanya kepada Rasulullah SAW siapakah yang lebih besar haknya terhadap seorang wanita?" Jawab baginda, "Suaminya." "Siapa pula yang berhak trhadap seorang lelaki?" Jawab Rasulullah SAW, "Ibunya."
  16. Apabila seorang wanita mengerjakan solat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, memelihara kehormatannya serta mentaati suaminya, maka pasti akan masuk syurga dari pintu mana saja yang dia kehendaki.
  17. Allah SWT akan memasukkan setiap wanita yang membantu suaminya di dalam urusan agama kedalam syurga lebih dahulu daripada suaminya.
  18. Apabila seorang wanita hamil, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah SWT akan mencatatkan baginya setiap hari dengan 1000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1000 kejahatan.
  19. 2 rakaat solat seorang wanita yang hamil adalah lebih baik daripada 80 rakaat solat seorang wanita yang tidak hamil.
  20. Wanita yang hamil akan mendapat pahala puasa pada siang hari.
  21. Wanita yang hamil akan mendapat pahala ibadat di malam hari.
  22. Apabila seorang wanita mulai sakit hendak bersalin, maka Allah SWT akan mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad dijalan Allah.
  23. Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70 tahun sholat dan puasa dan setiap kesakitan pada satu uratnya akan dikurniakan oleh Allah SWT satu pahala haji.
  24. Apabila seorang wanita melahirkan anak, keluarlah dia drp dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.
  25. Sekiranya seorang wanita meninggal dunia dalam tempoh 40 hari selepas bersalin, dia akan syahid.
  26. Seorang wanita yang menyusukan anaknya dengan susunya sendiri akan mendapat satu pahala dari setiap titis susu yang diberikannya.
  27. Jika seorang wanita menyusukan anaknya hingga cukup tempoh (2 1/2 tahun), maka malaikat-malaikat dilangit akan mengkhabarkan berita gembira bahwa syurga wajib baginya.
  28. Jika seorang wanita menyusukan anaknya yang menangis, maka Allah SWT akan memberikan pahala satu tahun solat dan puasa.
  29. Seorang wanita yang menghabiskan malamnya dengan tidur yang tidak selesai karena menjaga anaknya yang sakit akan mendapat pahala seperti membebaskan 20 orang hamba dan dosa-dosanya akan diampunkan oleh Allah SWT.
  30. Seorang wanita yang menghiburkan hati anaknya, maka Allah SWT akan memberikan 12 tahun pahala ibadat kepadanya. Subhanallah...besarnya keistimewaan wanita yang tidak disadari oleh kaum wanita itu sendiri...sadarlah wahai wanita,kedudukanmu begitu istimewa disisi Allah SWT...hargailah dan sayangilah dirimu dan agamamu...

Nasihat Rasulullah Kepada Kaum Wanita

“Aku menjenguk ke surga dan aku melihat kebanyakan penghuninya orang-orang fakir (miskin). Lalu aku menjenguk ke neraka dan aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita,” (HR. Bukhari dan Muslim).

SURGA dan neraka, adalah tempat yang Allah janjikan bagi setiap manusia…sebaik-baiknya tempat kembali adalah surga, dan seburuk-buruknya tempat kembali adalah neraka…
Wahai kaum wanita…,

Bukankah Allah telah memuliakan kalian…? Bukankah Allah telah memberikan dan mengangkat derajat kaum wanita …? menurunkan surat yang isinya adalah kebanyakan adalah urusan yang membela kaum wanita.. petunjuk khusus bagi kaum wanita ..? melindungi hak kaum wanita, memberikan berbagai kemudahan bagi kaum wanita..
Wahai kaum wanita…

Bukankah seharusnya kebanyakan dari kaum wanita yang telah Allah muliakan berada di surga..? bukankah seharusnya kaum wanita yang diangkat derajatnya, berada di surga..? bukankah seharusnya surat yang khusus Allah turunkan untuk kaum wanita mengantarkan dirinya untuk menikmati istana di surga…?

Nasihar Rasulullah Kepada Kaum Wanita


Wahai kaum wanita….renungkanlah sejenak….
Apakah kalian tidak menyadari bahwa seringkali kalian membalas nikmat yang Allah berikan dengan perbuatan dosa dan kemaksiatan..? Pernahkah, kalian merenung sejenak,…merenungkan dosa dan kemaksiatan yang kalian lakukan, atau bahkan kalian tidak tahu bahwa apa kalian lakukan itu adalah perbuatan dosa…? Sudahkah kalian mempersiapkan jawaban ketika dihadapkan pada persidangan Allah….?
Wahai kaum wanita…,

Sesungguhnya Rasulullah telah berwasiat kepada kalian, … agar kalian menjaga komitmen syahadat kalian kepada Allah, menjalankan sunnah-sunnah Rasul, menjaga shalat kalian, berpuasa di bulan romadhon, berzakat, bersedekah dengan harta yang Allah titipkan kepada kalian, dan berhaji jika kalian mampu…

Wahai kaum wanita….,
Sesungguhnya Rasulullah telah berwasiat kepada kalian, …agar kalian menjaga diri kalian, menutup aurat kalian, tidak memperlihatkan rambut kalian kepada kaum lelaki yang bukan muhrim.. tidak membiarkan diri kalian disentuh oleh lelaki yang bukan muhrim…menjaga pandangan kalian, tidak mengundang dan memberikan kesempatan pada kaum lelaki untuk maksiat kepada kalian…?

Wahai kaum wanita….,
Sesungguhnya Rasulullah telah berwasiat kepada kalian,… agar kalian menjaga lisan kalian dari perkataan yang tidak bermanfaat, dari perkataan dusta, dan perkataan yang mengandung kekufuran atas segala nikmat yang telah Allah berikan kepada kalian…
Wahai kaum wanita…..,

Sesungguhnya Rasulullah telah berwasiat kepada kalian,… tetap taat kepada suami yang kalian pilih, senantiasa bersikap sabar, pengertian, lemah lembut dan penuh pengertian.. janganlah kalian meminta dari suami kalian dari sesuatu yang berada di luar kemampuannya,…jangan pula kalian tidak mensyukuri atas apa yang telah diberikan oleh suami kalian.. walaupun itu hanya sedikit… Ingatkanlah suami kalian untuk beribadah kepada Allah jika lupa, sertakanlah mereka dalam do’a kalian…

Wahai kaum wanita….,
Sesungguhnya Rasulullah telah berwasiat kepada kalian,… bahwa kalian adalah wakil dan wali Allah..?, yang akan memberikan curahan kasih sayang pada anak yang Allah amanahkan kepada kalian…? Bimbinglah mereka untuk mengenal Allah dan Rasul-Nya, berikan kepada mereka suri tauladan yang baik melalui akhlaq seroang Ibu, kuatkanlah keimanan mereka, berikanlah mereka makanan yang halal walaupun itu sederhana, berkatalah yang lemah lembut kepada mereka.. bersabarlah dalam menghadapi mereka…jadilah sahabat bagi mereka, do’akan mereka agar Allah selalu memudahkan urusan mereka…

Wahai kaum wanita….,
Sesungguhnya Rasulullah telah berwasiat kepada kalian, … bahwa hidup di dunia hanyalah sementara…bahwa kehidupan sesungguhnya adalah surga yang abadi… dan balasan terbaik adalah balasan dari Allah.. maka jagalah diri kalian dari perbuatan dosa dan maksiat, penuhilah janji kalian, jagalah kehormatan kalian, berpegang teguhlah pada agama Allah… lalui setiap cobaan dalam hidup ini dengan bersabar dan bersyukur, berikhtiar dan bertawakal kepada Allah… perbaikilah urusan agama kalian dengan mencari ilmu, bergaulah dengan orang-orang yang dapat mengantarkan kalian takut kepada Allah…
Wahai kaum wanita….,

Sesungguhnya Rasulullah telah berwasiat kepada kalian…bahwa sebaik-baiknya perhiasan dunia adalah wanita sholeh.. maka, berniatlah untuk menjadi wanita sholehah dengan segenap kemampuan…agar mencapai kehidupan dengan penuh kebaikan..dan mengakhirinya dengan penuh kebaikan…

Ikhlas Menghadapi Kehilangan

Alkisah, seorang lelaki keluar dari pekarangan rumahnya, berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa. Sudah cukup lama ia menganggur. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Sementara para tetangganya sibuk memenuhi rumah dengan barang-barang mewah, ia masih bergelut memikirkan cara memenuhi kebutuhan sandang dan pangan keluarganya. Anak-anaknya sudah lama tak dibelikan pakaian baru, istrinya sering marah-marah karena tak dapat membeli barang-barang rumah tangga yang layak. Laki-laki itu sudah tak tahan dengan kondisi ini, dan ia tidak yakin bahwa perjalanannya kali inipun akan membawa keberuntungan, yakni mendapatkan pekerjaan.

Ketika laki-laki itu tengah menyusuri jalanan sepi, tiba-tiba kakinya terantuk sesuatu. Karena merasa penasaran ia membungkuk dan mengambilnya. "Uh, hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok-penyok," gerutunya kecewa.

Meskipun begitu, ia membawa koin itu ke sebuah bank. "Sebaiknya koin ini Bapak bawa saja ke Kolektor uang kuno," kata Sang Petugas Bank memberi saran.

Ikhlas Menghadapi Kehilangn


Lelaki itupun mengikuti anjuran si Petugas Bank, dan membawa koinnya ke Kolektor. Beruntung sekali, ternyata si Kolektor menghargai koin itu senilai 30 dollar. "Wahh, betapa beruntungnya aku hari ini."

Dengan begitu senangnya, lelaki tersebut mulai memikirkan apa yang akan dia lakukan dengan rejeki nomplok ini. Ketika melewati sebuah toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu sedang diobral. Dia bisa membuatkan beberapa rak untuk istrinya, karena istrinya pernah mengatakan bahwa mereka tak punya tempat lagi untuk menyimpan jambangan dan stoples.

Setelah membeli kayu seharga 30 dollar, dia pun memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang. Di tengah perjalanan dia melewati sebuah bengkel milik seorang pembuat mebel. Tanpa sengaja mata pemilik bengkel yang sudah terlatih itu melihat kayu yang dipanggul lelaki itu. Kayunya indah, warnanya bagus, dan mutunya terkenal. Kebetulan pada waktu itu ada pesanan mebel. Dia menawarkan uang 100 dollar kepada lelaki itu. Terlihat ragu-ragu di mata laki-laki itu, namun pengrajin itu berusaha meyakinkannya dan menawarinya dengan mebel yang sudah jadi agar dipilih lelaki itu. Kebetulan di sana ada lemari yang pasti disukai istrinya. Sang laki-laki pun akhirnya menukar kayu tersebut dan meminjam sebuah gerobak untuk membawa lemari itu. Dia pun segera membawanya pulang.

Di tengah perjalanan menuju rumahnya dia melewati perumahan baru. Seorang wanita yang sedang mendekorasi rumah barunya melongok keluar jendela dan melihat lelaki itu mendorong gerobak berisi lemari yang indah. Si wanita terpikat dan menawar dengan harga 200 dollar. Ketika lelaki itu nampak ragu-ragu, si wanita menaikkan tawarannya menjadi 250 dollar. Lelaki itupun setuju. Kemudian mengembalikan gerobak ke pengrajin dan beranjak pulang.

Di pintu desa dia berhenti sejenak dan ingin memastikan uang yang ia terima. Ia merogoh sakunya dan menghitung lembaran bernilai 250 dollar tersebut. Pada saat itulah seorang perampok keluar dari semak-semak dan mengacungkan belati ke arah laki-laki tersebut. Ketika melihat sang laki-laki tadi terkejut dan ketakutan, akhirnya sang Perampok merampas uang itu, lalu kabur. Istri si lelaki yang kebetulan lewat, melihat dan berlari mendekati suaminya seraya berkata, "Apa yang terjadi ? Apakah engkau terluka ? Engkau baik-baik saja kan ? Apa yang diambil oleh perampok tadi ?" Cerocos sang istri dengan panik.
Lelaki itu mengangkat bahunya dan berkata, "Oh, bukan apa-apa. Hanya sebuah koin penyok yang kutemukan tadi pagi".

Memang, ada beragam cara menyikapi kehilangan. Semoga kita termasuk orang yang bijak menghadapi kehilangan dan sadar bahwa sukses hanyalah TITIPAN Allah. Benar kata orang bijak, manusia tak memiliki apa-apa kecuali pengalaman hidup.

Bila Kita sadar kita tak pernah memiliki apapun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan ??

Ibu Ajari Aku Dalam Memilih Pendamping Hidupku

Suatu hari, seorang anak lelaki bertanya pada Sang Ibu, “Bu, jika kelak anakmu ini akan menikah. Istri seperti apa yang mesti kupilih?”
.
Sang Ibu yang bijak pun menjawab, “Nak, Seorang istri yang baik adalah dia yang saat kau pandang hilanglah resahmu. Saat Kau bersamanya tentram hatimu. Saat kau pamit menjemput rizki, ia lambaikan tangannya sambil mendoakanmu..”
.
Sang Ibupun bersenandung :
Mencipta rumahnya seindah surga
menjaga akhlaqnya sebening mata
Qona’ah selendangnya dalam rumah tangga
sejuk di kalbunya tunduk pandangnya
.
“Tapi Bu… aku kan belum tahu sifatnya. Bagaimana mungkin aku dapat mengenalnya” Sang anak menyela.

Ibu Ajari Aku Dalam Memilih Pendamping Hidupku


Sang ibu menjawab “Nak.. Jika kau ingin melihat kasih sayang nya padamu, lihatlah bagaimana ia memuliakan ayah bundanya. Jika kau ingin tahu apakah ia kasih terhadap anak-anakmu kelak, lihatlah perlakuannya terhadap adik kakaknya.”
.
“Lalu bagaimana jika aku ingin memiliki istri secantik Aisyah, secerdas Anna, dan setulus
Maryam” Sambil tersipu sang anak bertanya.
.
“Kau harus memiliki jiwa setegar Azzam juga berilmu dan sebijak Fahri,” Jawab Sang Ibu.
.
Sang Anak termenung sejenak..
.
Sang Ibu menandaskan kembali,
“Nak… jodohmu sudah ada di tanganNya. Jangan pernah kau khawatir. Khawatirlah jika kau belum bisa memperbaiki diri. Khawatirlah bila kau belum pantas menjadi seorang suami bagi pendampingmu. Khawatirlah jika ibadahmu hanya tuk dilihat olehnya. Padahal Dia yang memberikannya untukmu..
.
Nak, perbaiki akhlakmu, maka kau kan dapatkan gadis pujaan hatimu. Luruskan niatmu, maka kau kan dapatkan biadari dunia akhiratmu. Sempurnakan ikhtiarmu, maka jodohmu kan mendekat padamu”. Pesan Sang Ibu.

Ketabahan Serta Kasih Sayang Istri Bagai Sebutir Bibit yang Unggul

Ada seorang pria, tidak lolos ujian masuk universitas, orang tuanya pun menikahkan ia dengan seorang wanita☺πŸ‘°

Setelah menikah, ia mengajar di sekolah dasar. Karena tidak punya pengalaman, maka belum satu minggu mengajar sudah dikeluarkan 🏀😟😟

Setelah pulang ke rumah, sang istri menghapuskan air mata nya, menghiburnya dengan berkata: "Banyak ilmu di dalam otak, ada orang yang bisa menuangkannya, ada orang yang tidak bisa menuangkannya 😊😊

Tidak perlu bersedih karena hal ini. mungkin ada pekerjaan yang lebih cocok untukmu sedang menantimu πŸ‘ΌπŸ‘Ό

Kemudian, ia pergi bekerja keluar, juga dipecat oleh bosnya, karena gerakannya yang lambat πŸ˜”πŸ˜”

Saat itu sang istri berkata padanya, kegesitan tangan-kaki setiap orang berbeda, orang lain sudah bekerja beberapa tahun lamanya, dan kamu hanya belajar di sekolah, bagaimana bisa cepat? πŸ€”πŸ˜Š

Ketabahan Serta Kasih Sayang Istri Bagai Sebutir Bibit yang Unggul


Kemudian ia bekerja lagi di banyak pekerjaan lain, namun tidak ada satu pun, semuanya gagal di tengah jalanπŸ˜±πŸ˜“πŸ˜­

Namun, setiap kali ia pulang dengan patah semangat, sang istri selalu menghiburnya, tidak pernah mengeluhπŸ‘©πŸ»πŸ™‚

Ketika sudah berumur 30 tahun-an, ia mulai dapat berkat sedikit melalui bakat berbahasanya, menjadi pembimbing di sekolah luar biasa tuna rungu wicaraπŸ‘±πŸ»πŸ€

Kemudian, ia membuka sekolah siswa cacat, dan akhirnya ia bisa membuka banyak cabang toko yang menjual alat-alat bantu orang cacat di berbagai kota😊😊

Ia sudah menjadi bos yang memiliki harta kekayaan berlimpah πŸ‘±πŸ»πŸ‘ πŸš™πŸ’°

Suatu hari, ia yang sekarang sudah sukses besar, bertanya kepada sang istri, bahwa ketika dirinya sendiri saja sudah merasakan masa depan yang suram, mengapa engkau tetap begitu percaya kepada ku? πŸ€”πŸ€”

Ternyata jawaban sang istri sangat polos dan sederhana πŸ‘©πŸ»☺☺

Sang istri menjawab: sebidang tanah, tidak cocok untuk menanam gandum, bisa dicoba menanam kacang, jika kacang pun tidak bisa tumbuh dengan baik, bisa ditanam buah-buahan; jika buah-buahan pun tidak bisa tumbuh, semaikan bibit gandum hitam pasti bisa berbunga 🌴🌷🌷

Karena sebidang tanah, pasti ada bibit yang cocok untuknya, dan pasti bisa menghasilkan panen dari nya ☺🌷🌷

Mendengar penjelasan sang istri, ia pun terharu mengeluarkan air mata😭😭

Keyakinan kuat, katabahan serta kasih sayang sang istri, bagaikan sebutir bibit yang unggul ☺😊

Semua prestasi pada dirinya, semua adalah keajaiban berkat bibit unggul yang kukuh sehingga tumbuh dan berkembang menjadi kenyataan😎😎

Di dunia ini tidak ada seorang pun adalah sampah, hanya saja tidak ditempatkan di posisi yang tepatπŸ™‚☺

Orang yang tidak tahu menghargai sesuatu, biarpun diberi gunung emas pun tidak akan bisa merasakan kebahagiaan😨☺

Wanita yang Masuk Surga Setelah Istri-istri Nabi

Suatu hari putri Nabi SAW. Fatimah Az Zahra ra. bertanya kepada Rasulullah SAW., siapakah wanita pertama yang memasuki surga setelah Ummahatul Mukminin  setelah istri-istri Nabi SAW.? Rasulullah bersabda: Dialah Mutiah.

Berhari-hari Fatimah Az Zahra berkeliling kota Madinah untuk mencari tahu keberadaan siapa Mutiah itu dan dimana wanita yang dikatakan oleh Nabi SAW. itu tinggal. Alhamdulillah dari informasi yang didapatkannya, Fatimah mengetahui keberadaan dan tempat tinggal Mutiah di pinggiran kota Madinah.

Atas ijin suaminya Ali bin Abi Thalib, maka Fatimah Az Zahra dengan mengajak Hasan putranya untuk bersilaturahmi ke rumah Mutiah pada pagi hari. Sesampainya di rumah Mutiah, maka Fatimah yang sudah tidak sabar segera mengetuk pintu rumah Mutiah dengan mengucapkan salam.

Wanita yang Masuk Surga Setelah Istri-istri Nabi


“Assalaamu’alaikum ya ahlil bait.” Dari dalam rumah terdengar jawaban seorang wanita, “Wa’alaikassalaam … siapakah diluar?” lanjutnya bertanya. Fatimah menjawab, “Saya Fatimah putri Muhammad SAW.” Mutiah menjawab, “Alhamdulillah, hari ini rumahku dikunjungi putri Nabi junjungan alam semesta.”

Segera Mutiah membuka sedikit pintu rumahnya, dan ketika Mutiah melihat Fatimah membawa putra laki-lakinya yang masih kecil (dalam riwayat masih berumur 5 tahun). Maka Mutiah kembali menutup pintu rumahnya kembali, terkagetlah Fatimah dan bertanyalah putri Nabi SAW kepada Mutiah dari balik pintu.

“Ada apa gerangan wahai Mutiah? Kenapa engkau menutup kembali pintu rumahmu? Apakah engkau tidak mengijinkan aku untuk mengunjungi dan bersilaturahim kepadamu?”

Mutiah dari balik pintu rumahnya menjawab, “Wahai putri Nabi, bukannya aku tidak mau menerimamu di rumahku. Akan tetapi keberadaanmu bersama dengan anak laki-lakimu Hasan, yang menurut ajaran Rasulullah tidak membolehkan seorang istri untuk memasukkan laki-laki ke rumahnya ketika suaminya tidak ada di rumah dan tanpa ijin suaminya. Walaupun anakmu Hasan masih kecil, tetapi aku belum meminta ijin kepada suamiku dan suamiku saat ini tidak berada dirumah. Kembalilah besok biar aku nanti meminta ijin terlebih dahulu kepada suamiku.”

Tersentaklah Fatimah Az-Zahra mendengarkan kata-kata wanita mulia ini, bahwa argumentasi Mutiah memang benar seperti yang diajarkan ayahnya Rasulullah SAW. Akhirnya Fatimah pulang dengan hati yang bergejolak dan merencanakan akan kembali besok hari.

Pada hari berikutnya ketika Fatimah akan berangkat ke rumah Mutiah, Husein adik Hasan rewel tidak mau ditinggal dan merengek minta ikut ibunya. Hingga akhirnya Fatimah mengajak kedua putranya Hasan dan Husein. Dengan berpikir bahwa Mutiah sudah meminta ijin kepada suaminya atas keberadaannya dengan membawa Hasan, sehingga kalau dia membawa Husein sekaligus maka hal itu sudah termasuk ijin yang diberikan kepada Hasan karena Husein berusia lebih kecil dan adik dari Hasan.

Namun ketika berada didepan rumah Mutiah, maka kejadian pada hari pertama terulang kembali. Mutiah mengatakan bahwa ijin yang diberikan oleh suaminya hanya untuk Hasan, akan tetapi untuk Husein Mutiah belum meminta ijin suaminya. Semakin galau hati Fatimah, memikirkan begitu mulianya wanita ini menjunjung tinggi ajaran Rasulullah SAW. dan begitu tunduk dan tawaddu’ kepada suaminya.

Pada hari yang ketiga, kembali Fatimah bersama kedua anaknya datang ke rumah Mutiah pada sore hari. Namun kembali Fatimah mendapati kejadian yang mencengangkan, dia terkagum. Mutiah didapati sedang berdandan sangat rapi dan menggunakan pakaian terbaik yang dipunyai dengan bau yang harum, sehingga Mutiah terlihat sangat mempesona.

Dalam kondisi seperti itu, Mutiah mengatakan kepada Fatimah bahwa suaminya sebentar lagi akan pulang kerja dan dia sedang bersiap-siap menyambutnya. Subhanallah, kita merindukan istri yang demikian. Yaitu ketika suami pulang kerja dia berusaha menyambutnya dengan kondisi sudah mandi, sudah berdandan, sudah memakai pakaian yang bagus, dan siap menyambut kedatangan suami di halaman rumah dengan senyuman terindah penuh kasih dan sayang. Ya Allah, jadikanlah istri-istri kami seperti Mutiah.

Akhirnya Fatimah pulang kembali dengan kekaguman yang tak terperi kepada Mutiah. Dan pada hari yang keempat, Fatimah datang kembali ke rumah Mutiah lebih sore dan berharap bahwa suaminya sudah berada di rumah atau sudah pulang dari kerja. Dan Alhamdulillah memang pada saat Fatimah datang, suami Mutiah baru saja sampai di rumah pulang dari kerja.

Fatimah dan kedua anaknya Hasan dan Husein dipersilahkan masuk oleh Mutiah dan suaminya ke rumahnya. Fatimah melihat sebuah pemandangan yang jauh lebih mengesankan dibanding dengan yang dihadapinya sejak hari pertama. Mutiah sudah menyiapkan baju ganti yang bersih untuk suaminya, sambil menuntun suaminya ke kamar mandi. Mutiah terlihat mulai melepaskan baju suaminya, dan mereka berdua hilang masuk ke bilik kamar mandi. Dan yang dilakukan oleh Mutiah adalah memandikan suaminya. Subhanallah… Tsumma Subhanallah.

Selesai memandikan suaminya, Fatimah menyaksikan Mutiah menuntun suaminya menuju ke tempat makan. Dan suaminya sudah disiapkan makanan dan minuman yang dimasaknya seharian. Sebelum memakan makanan yang sudah disiapkan, Mutiah masuk ke dalam rumah dan keluar dengan membawa cambuk sepanjang 2 meter dan diberikan kepada suaminya dengan mengatakan.

“Wahai suamiku, seharian aku telah membuat makanan dan minuman yang ada didepanmu. Sekiranya engkau tidak menyukai dan tidak berkenan atas masakan yang aku buat, maka cambuklah diriku.”
Tanpa bertanya apa-apa, Fatimah sudah memahami apa yang dikatakan oleh ayahnya Rasulullah SAW. tentang wanita pertama penghuni surga setelah para istri Nabi yaitu Mutiah.

Fatimah pulang menangis haru dan bahagia karena sudah mendapatkan jawaban bagaimana istri yang sholihah. Seperti yang ada pada diri Mutiah, yang mendapatkan kehormatan sebagai wanita yang paling dahulu memasuki surga Allah SWT.